Katagori Bunga Langka

Wah..! Warga Citrodiwangsan Pelihara Bunga Bangkai Berbau Busuk

lumajangsatu.com
Sejumlah anak-anak melihat bunga bangkai sambil menutupi hidungnya

Lumajang (lumajangsatu.com) - Warga RT/07 RW/07 Kelurahan Citrodiwangsan memelihara bunga bangkai. Padahal, baunya sangat mengganggu karena amat busuk seperti bau telur busuk.

Nisa Alsena, adalah orang yang merawat bunga bangkai (Suweg) hingga mekar. Awalnya, Nisa diberi umbi Suweg oleh saudaranya di Kecamatan Senduro beberapa bulan yang lalu.

Baca juga: Dapur MBG Direncanakan di Area Stadion Lumajang, Lokasi Dekat Saluran Pembuangan Disorot

Karena tidak sempat dimasak, umbi-umbi tersebut ditaruh didapaur dalam kondisi masih terbungkus. Sekitar seminggu lalu, ada sebuah umbi yang mulai tumbuh bunga dan kemudian dipindah ke pot bunga.

"Kita pindah dan kita siram Suweg itu ya, dan tiga hari yang lalu akhirnya bunganya mekar," ujar Nisa kepada Lumajangsatu.com, Minggu (13/10/2019).

Baca juga: Evaluasi Bansos 2026, Komisi D DPRD Lumajang Soroti Data Provinsi dan Desak Revisi Aturan LKSA

Bunga bangkai dari Suweg memiliki tinggi 72 cm, lebar bunga 40 cm dan diameter umbi 72 cm. Pada hari pertama bunga mekar, bau busuknya tercium hingga radius 20 meter. "Awal mekar sampai tercium hingga tiga rumah tetangga," paparnya.

Pada hari pertama agar bau busuknya tidak memangganggu warga lain, bunga bangkai dibungkus dengan kresek. Setelah hari kedua dan ketiga, baunya sudah tidak begitu menyengat, namun tetap mengeluarkan bau busuk.

Baca juga: Tengahi Konflik Pengelolaan Tumpak Sewu, Komisi B DPRD Lumajang Dorong Mekanisme Perjanjian Kerja Sama

"Awalnya banyak sekali lalat besar yang hinggap di kelopak bunga," tuturnya.

Meski berbau busuk, Nisa tidak ada niatan untuk membuangnya, karena bunga bangkai masuk dalam katagori bunga langka. "Saya gak tau sampai kapan bisa mekar ya, tapi tidak akan saya buang. Biar bisa dilihat anak-anak disini," pungkasnya.(Yd/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru