Lumajang (lumajangsatu.com) - Puluhan kera-kera liar setiap pagi dan sore turun dari puncak gunung Tambo Kecamatan Pasirian. Kera-kera liar itu mencari makan hingga mendekati permukiman warga akibat kemarau panjang.
Tak jarang, warga menyediakan buah-buahan dan sayuran seperti jagung, terong dan lainnya untuk diberikan pada kawanan kera. Dalam waktu singkat, kera-kera yang turun membawa makanan dari bauh dan sayur yang disedikan oleh warga.
Baca juga: Dosen Unisya Teliti Warisan Budaya Pencak Sholat Lumajang, Raih Award Kementerian Kebudayaan
"Sumber makanan di gunung Tambo menipis, sehingga kera-kera liar ini turun setiap pagi dan sore," ujar Taryo Budi Prakoso salah seorang warga, Kamis (17/10/2019).
Baca juga: Dapur MBG Direncanakan di Area Stadion Lumajang, Lokasi Dekat Saluran Pembuangan Disorot
Warga berharap kemarau panjang bisa segera berakhir agar kera tidak lagi turun kepermukiman. Jika semakin sidikit makanan, maka buah-buahan milik warga akan habis jadi santapan kera-kera liar yang kelaparan.
"Semoga kemarau segera berakhir, jika semakin lama maka tanaman warga akan habis juga dimakan," tuturnya.
Baca juga: Evaluasi Bansos 2026, Komisi D DPRD Lumajang Soroti Data Provinsi dan Desak Revisi Aturan LKSA
Meski terlihat jinak, namun warga dihimbau tidak melakukan tindakan yang membuat kera-kera liar jadi marah. Bisa jadi, kera-kera akan menyerang warga jika merasa terganggu atau terancam.(Yd/red)
Editor : Redaksi