Lumajang - Kawasan pendopo "Arya Wiraraja" Kabupaten Lumajang yang menjadi rumah dinas Bupati, Thoriqul Haq terus bersolek. Selain membangun branding juga memberikan rasa nyaman bagi para tamunya.
Sebuah joglo model bangunan jawa didirikan di selatan persis mushola Pendopo. Ternyata dibangun sebagai tempat pengaduan dan aspirasi masyarakat Lumajang.
Baca juga: Akhirnya Wisata Kalipinusan Poncosumo Sumberwuluh Lumajang Terapkan Tiket Masuk Perkepala
Cak Thoriq dan Bunda Indah tidak ingin membangun sekat dengan masyarakat dalam peran serta memajukan Lumajang."Rumah Joglo uni dibuat untuk menyampaikan aspirasi masyarakat, karena Lumajang miliki kita semua," ujar Bunda Indah saat menemui komunitas anak Lumajang, Senin (6/1/2020).
Masih kata di, dirinya bersama Cak Thoriq ingin menjadikan Lumajang dikenal dunia. Kemudian kota yang dipimpinnya menjadi tujuna semua orang.
Baca juga: DPRD Ajak Pers Bersama Ikut Awasi Pembangunan Lumajang
"Oleh karena itu jangan mencaci maki Lumajang, kalau ada pengaduan, kritik, informasi silakan disampaikan disini," jelasnya.
Dua pasangan pemimpin Lumajang ini tidak ingin darerah kelahiranya menjadi ajang caci maki di media sosial dan ruang publik. "Silakan WA pak Bupati dan Saya," paparnya.
Baca juga: Masuk Tumpak Sewu Lumajang, Wisatawan Lokal Tiket 20 Ribu dan Wisatawan Asing 100 Ribu
Cak Thoriq dan Bunda indah tidak alergi kritik. Karena saaat maju di Pilkada sudah dites telinga. Membuat anak muda komunitas tertawa dan tepuk tangan. Wayahe Lumajang bangkit dan maju lur.
Editor : Redaksi