Lumajang - Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw yang menduga senjata dimiliki Kelompok Kriminalitas Berbahaya (KKB) berasal dari Lumajang. Membuat kepolisian resort melakukan pendalaman mengenai penjualan senjara rakitan oleh oknum pengurus Perbakin kaki Gunung Semeru, Agus Satonoso.
Polres Lumajang memang mendapat info -info penjualan senajata dari Lumajang bukan hanya dari dalam negeri, ada juga dari luar negeri. Ada indikasi dari Filipina masuk melalui Maluku Utara, kemudian ke Sorong Papua Barat lalu masuk ke Papua.
Baca juga: Dukungan Penuh Penegakan Perda, DPRD Lumajang Ikuti Pemusnahan 3 Miras Botol Miras Ilegal
BACA JUGA : AKP Hasran : Telusuri Penjualan Senjata dari Lumajang ke KKB Papua
"Banyak jalan yang mereka gunakan itu yang sedang dilacak," Kata Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Hasran pada lumajangsatu.com, Kamis (16/1/2020).
Baca juga: Pemerintah Tanggapi Catatan Fraksi, DPRD Lumajang Lanjutkan Pembahasan P-APBD 2026
Menurut dia, pihaknya terus melacak senjata illegal produksi Lumajang dijual kemana saja. Apakah dalam bentu rakitan atau bagian perbagian.
"Jika senjata kaliber 6.5 keatas 9 itu perlu mendapat pengawasan khusus," paparnya.
Baca juga: DPRD Lumajang Siap Kawal Pembangunan: H. Sudi Hadiri Pembukaan TMMD Ke-129 di Desa Ledoktempuro
Sebelumnya, Polda Jawa Timur berhasil mengungkap perakitan senjata dengan menyita puluhan jenis. (ls/red)
Editor : Redaksi