Lumajang - Bupati Lumajang, Thoriqul Haq membantah terkait isu pemerintah akan menutup pasar di seluruh wilayah kerjanya dalam antisipasi covid-19. Isu ini merebak dikalangan masyarakat Lumajang sejak 2 hari terakhir.
"Saya tidak membuat keputusan penutupan pasar di Lumajang, apalagi berkebijakan tentang isu itu," kata Cak Thoriq pada wartawan saat pres rilis di kediamannya di pendopo Kabupaten, Sabtu (21/3/2020).
Baca juga: Kejurkab Bulu Tangkis Lumajang 2026 Momentum Jaring Atlet Berprestasi
Dia mengajak masyarakat Lumajang untuk tidak mmebuat isu atau berita fitnah ditengah negara bersama segala lini pemerintahan mengatasi sebaran covid-19. Dia mengajak masyarakat untuk terlibat langsung dalam mengatasi virus yang belum ditemukan vaksinya.
Baca juga: Sengketa Advokat Wiwin dengan Mantan Kliennya Masuk Gugatan ke Pengadilan Negeri Lumajang
"Isu penutupan pasar adalah HOAX, tidak benar," jelasnya.
Cak Thoriq melihat pasar adalah salah satu pusat ekonomi masyarakat dan peredaran uang. Sehingga pasar adalah pusat kehidupan masyarakat dalam memenuhi panganya.
Baca juga: Komisi D DPRD Lumajang Dorong Percepatan UHC Melalui Penguatan Data dan Sinergi Lintas Sektor
"Pasar adalah pusat jual beli hasil pertanian masyarakat, tidak ada kebijakan penutupan pasar," terangnya. (ls/red)
Editor : Redaksi