Lumajang - Komplotan PMII darurat literasi (Kopdar), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) komisariat Syarifuddin gelar diskusi bahas terkait korporasi media,Senin (07/09/2020).
Diskusi tersebut dihadiri ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) Muhammad Farid M.Sy. Bertempat di Alun-alun Lumajang dan di ikuti kisaran 50 kader dan anggota, peserta duduk melingkar dengan seksama mengikuti ritme diskusi.
Baca juga: Dosen Unisya Teliti Warisan Budaya Pencak Sholat Lumajang, Raih Award Kementerian Kebudayaan
Ahmad Farid dalam paparanya mengungkapkan bahwa, media memiliki suatu kepentingan serta tujuan untuk membangun reputasi medianya. "Media itu tidak melulu obyektif, perlu banyak sudut pandang guna mencari obyektifnya suatu informasi,"ungkapnya.
Baca juga: Dapur MBG Direncanakan di Area Stadion Lumajang, Lokasi Dekat Saluran Pembuangan Disorot
Laki-laki asal Pronojiwo tersebut mengungkapkan bahwa media itu dunia persaingan. "Antar satu dan lainya bersaing untuk merenggut massa, guna membangun otoritasnya,"
Baca juga: Evaluasi Bansos 2026, Komisi D DPRD Lumajang Soroti Data Provinsi dan Desak Revisi Aturan LKSA
Diskusi tersebut ditutup dengan tahlil dan doa untuk almarhum Munir Said Thalib aktivis HAM yang terbunuh 16 tahun yang lalu, namun otak dari pembunuhannya yang keji belum juga diproses ke jalur hukum. (Oky/Ls/red)
Editor : Redaksi