Ranuyoso - Belasan pengendara melintas di Desa Ranubedali Kecamatan Ranuyoso terjaring operasi yustisi masker, meskipun sudah tertib lalu lintas namun masih mengabaikan protokol kesehatan. Untuk itu mereka harus menerima sanksi pushup bahkan menghafal pancasila, sebagian dari pengendara ternyata tak hafal pancasila malah menyanyikan lagu Garuda Pancasila.
Tim Kuro Polsek Ranuyoso mengajari para pengendara tentang isi pancasila. Pihaknya juga memberikan edukasi tentang protokol kesehatan di masa pandemi, termasuk memakai masker saat berkendara.
Baca juga: Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Ranuyoso Pantau Penanaman Jagung Program Asta Cita
Baca juga: Dukung Peningkatan IPM dan RLS, Fraksi PDI Perjuangan Lumajang Gagas Beasiswa Gotong Royong
Kapolsek Ranuyoso Iptu Ari Hartono mengatakan, sejauh pengamatan dilokasi para pengendara yang terjaring razia itu membawa masker hanya saja maskernya tidak dipakai. Ada yang diletakkan disaku hingga jok motor.
Pihaknya akan terus dilakukan untuk menekan penyebaran Covid-19 dalam operasi Yustisi melibatkan tim gabungan.
Baca juga: PDI Perjuangan Lumajang Rilis Kinerja Fraksi DPRD Selama Tahun 2025
"Kami laksanakan operasi ini, untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19. Apabila masyarakat yang masuk atau keluar tidak memakai masker, kami tindak dengan sanksi sosial seperti Push Up, atau menyanyikan lagu wajib nasional," pungkasnya. (Ind/ls/red)
Editor : Redaksi