Penyidikan Polisi Jalan Terus

Motif Carok di Jenggrong Lumajang Masih Gelap Penuh Misteri

lumajangsatu.com
Salah satu korban ditemukan tergelatak di atas batu.

Lumajang - Hingga hari ini polisi masih belum mengetahui motif terjadinya carok di Desa Jenggrong Kecamatan Ranuyoso, Sabtu (01/5/2021). AKibatnya dari peristiwa berdarah, kedua pelaku carok Arifin (28) dan Asmin (30) warga Dusun Lumpang Desa Jenggrong Kecamatan Ranuyoso tewas dengan lumuran darah . 

BACA JUGA : 

Baca juga: Duel Carok Berdarah di Lumajang, Kerabat Sendiri Saling Bacok: Satu Tewas, Satu Kritis

Informasi yang dihimpun dari Mapolres Lumajang bahwa keduanya saling carok tak ada yang menang dan kalah. Sebab meninggalnya pun lantaran kehabisan darah serta luka yang dialami keduanya parah.

"Ada 14 sabetan Mbak di bagian leher dan badan" Kata Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Fajar Bangkit Sutomo S,Kom yang mengaku masih melakukan penyidikan, Senin (3/5/2021).

Baca juga: Dari Masjid Nurul Hidayah, Polsek Ranuyoso Bangun Kedekatan dengan Warga di Bulan Ramadhan

Dari kedua orang yang terlibat carok polisi juga belum bisa pastikan mana yang sebagai korban maupun pelaku, karena pada saat di TKP sudah sama-sama meninggal. Polisi akan memanggil beberapa saksi terkait kejadian brutal tersebut dan kasus ini di dalami lagi.

BACA JUGA : 

Baca juga: Ini Sederet Luka Carok di Desa Tanggung Lumajang Hingga 1 Korban Tewas

"Nanti kita akan lakukan gelar perkara" kata Kanit Reskrim Polsek Ranuyoso Bripka Danos Kradeka ketika dihubungi Tim Lumajangsatu.com

Pihaknya juga masih kesulitan terkait saksi mana saja yang akan dipanggil lantaran belum ada saksi yang menguatkan. (ind/ls/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru