Lumajang Hebat

Cak Thoriq Optimalkan AWR Pandanwangi Untuk Military Tourism Lumajang

lumajangsatu.com
Cak Thoriq bersama Pimpinan TNI AU di Pendopo Lumajang.

Lumajang - Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur akan megoptimalkan Air Weapon Range (AWR) Pandanwangi sebagai military tourism atau wisata militer.

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq (Cak Thoriq) mengatakan, bahwa pihaknya telah mencoba menginventarisasi beberapa fasilitas sarana maupun prasarana untuk mengoptimalkan prosesi latihan tempur berjalan lancar dan steril.

Baca juga: Pelajar SMP NegeriĀ  4 Lumajang Diajak Perangi Narkoba dan Bullying di Sekolah

"Mengingat antusias penonton yang hadir beberapa waktu lalu, ini tidak ada semacam sterilisasi. Sehingga kami mencoba untuk menginventarisasi fasilatas agar military tourism ini bisa betul-betul steril dan memudahkan TNI untuk melakukan latihan tempur," kata dia, dalam paparannya pada Malam Keakraban bersama para komunitas off-road, di Pendopo Arya Wiraraja, Rabu (2/6/2021).

Adapun beberapa fasilitas yang akan dibangun di area AWR Pandanwangi, diantaranya dua akses jalur pintu masuk dan keluar serta tribun VIP dan penonton.

Baca juga: Gencarkan P4GM, BNN Lumajang Juga Siapkan Rehabilitasi Korban Kecanduan Narkoba

"Jadi nantinya ada tribun VIP, kemudian tribun portabel penonton bongkar pasang yang berjumlah 90 tempat duduk, dan ini on progress sudah dikerjakan, dan kami pastikan tahun ini 90 tempat duduk sudah siap," jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga akan menyediakan fasilisitas parkir, rest area, kamar mandi serta beberapa fasilitas lainnya.

Bupati menambahkan, Saat ini pihaknya juga melakukan pembahasan mengenai pengembangan boom teater, monumen pesawat, galery atau museum sekaligus area military game.

Baca juga: DAM Gambiran Lumajang Dibangun Ramah Lingkungan

"Mengenai military game, seperti airsoft gun, Ini sedang kami lakukan pendalaman," pungkasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Dankodiklatad, Letjen TNI AM Putranto serta beberapa jajaran Forkopimda Kabupaten Lumajang. (Komin/har/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru