Pelaku Diringkus Polisi

Sabu Kocok Buatan Home Industri Asal Lumajang Lebih Berbahaya

lumajangsatu.com
Polisi merilis bahan-bahan yang dibuat sabu di dua TKP penggrebekan

Lumajang - Tim Labfor Polda Jatim baru menemukan pertama kali di Provinsi Jawa Timur kasus sabu kocok yaitu dengan cara mencampur bahan kimia tanpa tabung dan tidak menggunakan api.  Tersangka membuat sabu kocok dirumahnya dengan mencampur berbagai bahan kimia, Jumat (22/10/2021)

Kasubdit Narkoba Bid Labfor Polda Jatim AKBP Imam Mukti mengatakan sabu jenis ini lebih berbahaya dan gampang meledak jika salah mencampur zat senyawa kimianya. Dalam produksinya, tersangka yang berinisial GY mencampurkan sabu asli dengan berbagai bahan kimia.

Baca juga: Lumajang Carnival 2026 Bukan Sekadar Hiburan, Omzet UMKM Ikut Melejit

"Gampang meledak dan lebih berbahaya," kata AKBP Imam Mukti.

Baca juga: KKN STKIP PGRI Lumajang Ajak Warga Jatirejo Biasakan Hidup Bersih dan Sehat

Artinya, pengembangan jenis narkoba semakin mutakhir dan semakin bisa disembunyikan dari pihak berwajib. Polisi juga masih melakukan pengembangan terhadap jaringan dan asal dari bahan baku sabu tersebut.

Baca juga: KKN STKIP PGRI Lumajang Gelar Lomba TPQ, Dorong Penguatan Karakter dan Literasi Keagamaan Santri Desa Sukosari

Polisi juga sedang memburu satu pelaku lain yang kabur. Polisi melakukan penggrebekan di dua lokasi di Desa Wonogriyo Kecamatan Tekung dan di Desa Besuk Kecamatan Tempeh.(Ind/yd/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru