Lumajang - Empat hari pencarian korban awan panas guguran (APG) Gunung Semeru sudah ada 34 korban ditemukan. Sebagian korban sudah teridentifikasi dan sebagian masih Mr X atau belum diketahui identitasnya.
Indra Leksana, Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang menyampaikan informasi yang diterima memang ada 34 korban ditemukan. Namun, masih dilakukan pengecekan data, untuk menvalidkan jumlahnya.
Baca juga: Dosen Unisya Teliti Warisan Budaya Pencak Sholat Lumajang, Raih Award Kementerian Kebudayaan
"Kita cek lagi, untuk memastikan jumlah korban agar tidak ada data ganda. Khawatirnya sudah dicatat, terus dimasukan lagi," jelas Indra kepada tim Lumajangsatu, Selasa (06/12/2021).
Baca juga: Dapur MBG Direncanakan di Area Stadion Lumajang, Lokasi Dekat Saluran Pembuangan Disorot
Informasi Yang dihimpun, pencarian terus dilakukan karena masih banyak korban belum ditemukan. Ada sejumlah titik korban sudah ditemukan, namun evakuasi belum dilakukan karena cuaca tidak memungkinkan.
Baca juga: Evaluasi Bansos 2026, Komisi D DPRD Lumajang Soroti Data Provinsi dan Desak Revisi Aturan LKSA
Sedangkan evakuasi di Curah Kobokan terkendala tebalnya material abu vulkanik. Bahkan, masih ada satu dusun yang belum terjamah dengan kondisi material abu sampai atap rumah.(Yd/red)
Editor : Redaksi