Yosowilangun - Terakhir liburan Hari Raya Ketupat harus di warnai tangis oleh salah satu pengunjung wisata di Pancer Desa Wotgalih Kecamatan Yosowilangun. Korban merupakan anak-anak sekitar usia 9 tahun ditemukan lemas tak berdaya.
Kejadian ini membuat heboh para pengunjung, karena anak tersebut hanyut ditemukan di pancer dalam kondisi tak bernyawa. Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hari Siswanto ketika dikonfirmasi Tim Lumajangsatu.com mengatakan bahwa korban bukan tenggelam di pantai namun di sungainya.
Baca juga: Mudik Gratis 2026, Pemkab Lumajang Prioritaskan Keselamatan Warga
"Itu ada di pancer dan anggota hingga kini masih ada di lapangan," kata AKP Hari, pria berkulit manis itu.
Baca juga: BPJS PBI Disesuaikan, Pemkab Lumajang Tegas: Pasien Tak Boleh Ditolak!
Hingga berita ini diturunkan tim gabungan langsung mengevakuasi korban untuk dibawah ke Rumah Sakit. Nama korban juga masih dalam pendataan oleh petugas. "Tunggu nanti untuk perkembangannya," tutup Hari.
Baca juga: Dosen Unisya Teliti Warisan Budaya Pencak Sholat Lumajang, Raih Award Kementerian Kebudayaan
Sedangkan informasi yang beredar di masyarakat bahwa korban saat itu hilang dan dicari sekitar satu jam. Kemudian korban ditemukan ditepi pancer dalam kondisi tak berdaya.(Ind/yd/red)
Editor : Redaksi