Yosowilangun - Terakhir liburan Hari Raya Ketupat harus di warnai tangis oleh salah satu pengunjung wisata di Pancer Desa Wotgalih Kecamatan Yosowilangun. Korban merupakan anak-anak sekitar usia 9 tahun ditemukan lemas tak berdaya.
Kejadian ini membuat heboh para pengunjung, karena anak tersebut hanyut ditemukan di pancer dalam kondisi tak bernyawa. Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hari Siswanto ketika dikonfirmasi Tim Lumajangsatu.com mengatakan bahwa korban bukan tenggelam di pantai namun di sungainya.
"Itu ada di pancer dan anggota hingga kini masih ada di lapangan," kata AKP Hari, pria berkulit manis itu.
Baca juga: DPRD Lumajang Dukung Semua Tuntutan Aksi, Ajak Mahasiswa Ikut Awasi Program Pemerintah
Hingga berita ini diturunkan tim gabungan langsung mengevakuasi korban untuk dibawah ke Rumah Sakit. Nama korban juga masih dalam pendataan oleh petugas. "Tunggu nanti untuk perkembangannya," tutup Hari.
Baca juga: Desak Perbaikan Tata Kelola MBG dan KDKMP, Mahasiswa Demo Depan DPRD Lumajang
Sedangkan informasi yang beredar di masyarakat bahwa korban saat itu hilang dan dicari sekitar satu jam. Kemudian korban ditemukan ditepi pancer dalam kondisi tak berdaya.(Ind/yd/red)
Editor : Redaksi