Satreskrim Polres Lumajang

Terduga Pelaku Pupuk Subsidi di Lumajang Tidak Ditahan

lumajangsatu.com
Polres Lumajang Ketika Gelar Konferensi Pers

Lumajang - Polres Lumajang telah mengamankan barang bukti pupuk subsidi seberat 10 ton, terduga pelaku berinisial ES (44) warga Desa Karanganom Kecamatan Pasrujambe. Meskipun telah diamankan namun tidak ditahan lantaran hukumannya kurang dari 5 tahun.

 Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan mengatakan bahwa pria tersebut masih belum ditetapkan sebagai tersangka namun menjalani pemeriksaan intensif.

Baca juga: Dari Mimpi yang Tertunda hingga “Sopir”: GSI Dorong Talenta Musik Lumajang Taklukkan Industri

 "Sekarang masih dalam penyelidikan, jika semua bukti sudah kita kantongi yang bersangkutan ini akan kita tetapkan sebagai tersangka" kata Dewa Selasa, (29/11/2022).

 Kini pihaknya terus koordinasi dengan perhimpunan petani guna mengetahui kebutuhan pupuk dilapangan seperti apa. Terlebih informasi dilapangan banyak pupuk subsidi yang tidak didistribusikan.

 Disinggung terkait dengan penimbunan pupuk bersubsidi sebanyak 7 ton di Desa Kebonan, Kecamatan Klakah pada Sabtu, (13/11/2021). Saat itu Polres Lumajang telah menetapkan tersangka atas nama Jamaluddin (43) yang notabene pemilik dari kios tersebut.

Baca juga: Cak Takim Resmi Launching Single Perdana “Sopir”, Angkat Kisah Kocak di Balik Kemudi

 Namun hingga saat ini pelaku tidak ditahan padahal, dia telah menjual pupuk subsidi ke petani di atas harga eceran yang ditetapkan pemerintah. Padahal, menurut aturan Menteri Pertanian, pupuk bersubsidi hanya bisa dijual untuk petani yang tergabung dalam kelompok tani.

 Dewa menjelaskan bahwa kasus tersebut masih berjalan bahkan barang bukti seperti kendaraan masih ada. "Sebelum kepemimpinan saya itu, kita cari tau ceritanya gimana dulu" ujarnya. (Ind/red).

 

Baca juga: Merajut Relasi, Merawat Diri: Mahasiswa KKN STKIP PGRI Lumajang Ajak Siswa SMK Bangun Pergaulan Sehat

 

 

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru