Lumajang - Aksi berdarah terjadi di Desa Tegalrandu Kecamatan Klakah, dua warga terlibat carok yaitu Bunawi (55) dan Tohan (40). Akibat kejadian tersebut keduanya terkapar di rumah sakit dan sedang menjalani perawatan intensif.
Menurut informasi dari Polisi bahwa kejadian tersebut sekitar jam 05.15 WIB dan berlangsung didepan rumah Bunawi. Saat itu Tohan mendatangi rumah Bunawi dengan mengacungkan senjata tajam jenis clurit, lalu beriteriak dan menantang Bunawi untuk duel.
Baca juga: Dukung Peningkatan IPM dan RLS, Fraksi PDI Perjuangan Lumajang Gagas Beasiswa Gotong Royong
Sehingga Bunawi keluar dengan rasa emosi yang tak terbendung dan terjadilah peristiwa berdarah tersebut. Warga tidak dapat melerai keduanya hingga keduanya terkapar tak berdaya.
"Ketika keduanya sama-sama ambruk warga langsung mengevakuasi untuk dilarikan ke rumah sakit" ujar Dhofir salah satu warga setempat Sabtu, (28/1/2023).
Kejadian ini diduga kuat ada kaitannya dengan masalah asmara, namun menurut Kapolres Lumajang AKBP Boy Jeckson Situmorang mengatakan bahwa pihaknya belum bisa memastikan motifnya. "Awalnya diduga ada kaitannya dengan asmara, namun kedua korban masih belum bisa dimintai keterangan karena kritis" kata AKBP Boy (Ind/red).
Baca juga: PDI Perjuangan Lumajang Rilis Kinerja Fraksi DPRD Selama Tahun 2025
Baca juga: Soroti Implementasi Perbup Pertambangan, DPRD Terima Audiensi PC PMII Lumajang
Editor : Redaksi