Lumajang - Prestasi membanggakan ditorehkan oleh santri Pondok Pesantren Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto Lumajang. Adalah Moh. Habibullah santri asal Bangsalsari Kabupaten Jember berhasil melaju ke babak Grand Final Musabaqah Qawaid Fiqhiyah Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh RMI PBNU.
Santri yang saat ini menjadi Mahasiswa Baru Prodi IAT STAIM Lumajang ditetapkan masuk 10 besar yang telah berhasil menyisihkan 400 santri delegasi pesantren se Indonesia.
Baca juga: Akhirnya Wisata Kalipinusan Poncosumo Sumberwuluh Lumajang Terapkan Tiket Masuk Perkepala
Adapun 10 Pesantren yang lolos ke babak Grand Final antara lain: Irham Mukaffi/ PP. Fadlun Wahid, Moh. Habibullah-PP. Miftahul Ulum Bakid Lumajang, Ajid Maulana Izza-PP. Al-Hikmah Benda 2, Muhammad Zaid PP. Darus sunnah, Muhammad Febriandi-PP. Salafiyah Syafi'iyyaj Sukorejo.
Baca juga: DPRD Ajak Pers Bersama Ikut Awasi Pembangunan Lumajang
Shofi Faizzatul Rohmah Nur Aslam-PPP. Al- Mardliyah Bahrul Ulum Tambak Beras, Naila Alfi Nabila / PPP. Al-Mardliyah Bahrul Ulum Tambak Beras, Bintan Azizah / PP. Fadlun Minallah, Uswatun Hasanah / PP. Fadlun Minallah dan Nabila Alayda Yahya/ PP. Al Munawwarah
Baca juga: Masuk Tumpak Sewu Lumajang, Wisatawan Lokal Tiket 20 Ribu dan Wisatawan Asing 100 Ribu
M. Bakiruddin, SH selaku pendamping dan pembina mengatakan pelaksanaan Grand Final akan dilaksanakan langsung di kantor PBNU Jakarta pada hari Kamis, 19 Oktober 2023. Saat ini, Habibullah sudah berangkat ke Jakarta untuk mengikuti babak Grand Final Musabaqah Qawaid Fiqhiyah Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh RMI PBNU.(Red)
Editor : Redaksi