Lumajang – Rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Jenderal Sudirman Lumajang resmi ditutup dengan suasana meriah, Minggu (14/9). Acara penutupan yang digelar di halaman kampus tersebut diwarnai beragam kegiatan positif yang melibatkan seluruh mahasiswa baru, panitia, dan dosen.
Kegiatan pagi diawali dengan senam bersama untuk menyegarkan tubuh sekaligus mempererat keakraban antar peserta. Usai senam, para mahasiswa melaksanakan aksi bersih sungai di area sekitar kampus dalam rangka mendukung program Kali Bersih (Prokasih). Selain itu, mereka juga melakukan penanaman bunga sebagai dukungan terhadap Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Aktivitas ini menjadi wujud nyata kepedulian mahasiswa terhadap kelestarian lingkungan.
Baca juga: Sukan S.H., M.Pd Terpilih Jadi Ketua PD-IPARI Lumajang Periode 2026-2030
Memasuki siang hari, acara dilanjutkan dengan **penampilan bakat mahasiswa**, mulai dari musik akustik, tari tradisional, pembacaan puisi, hingga seni bela diri. Penampilan ini menjadi ajang apresiasi kreativitas sekaligus memperlihatkan potensi mahasiswa baru STIH Jenderal Sudirman.
Baca juga: DPRD Lumajang Terima Aspirasi Aliansi Masyarakat Soal Keberlanjutan Program MBG
Ketua STIH Jenderal Sudirman Lumajang, **Dr. Jati Nugroho, S.H., M.Hum**, secara resmi menutup kegiatan PKKMB. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas semangat mahasiswa baru yang telah mengikuti seluruh rangkaian acara dengan antusias.
“PKKMB tahun ini tidak hanya mengenalkan lingkungan kampus, tetapi juga melatih kepedulian sosial, disiplin, dan kreativitas mahasiswa. Semoga nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan menjadi bekal dalam menempuh studi di STIH Jenderal Sudirman,” ujar Dr. Jati Nugroho.
Baca juga: DPRD Lumajang Dukung Semua Tuntutan Aksi, Ajak Mahasiswa Ikut Awasi Program Pemerintah
Dengan berakhirnya kegiatan ini, para mahasiswa baru diharapkan semakin siap menghadapi kehidupan perkuliahan dengan semangat belajar, kepedulian terhadap lingkungan, serta jiwa persaudaraan yang kuat (Ind/red).
Editor : Redaksi