Jember – Terletak di selatan Kabupaten Jember, tepatnya di Area Hutan, Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, Pulau Nusa Barung dikenal sebagai surga tersembunyi yang kaya akan keanekaragaman hayati.
Pulau tak berpenghuni ini menjadi kawasan cagar alam dengan ekosistem yang masih sangat alami, mulai dari hutan lebat, pantai berpasir putih, hingga laut jernih yang dikelilingi terumbu karang indah.
Baca juga: Pantai Bandealit, Keindahan Alam Liar di Ujung Selatan Jember
Sebagai kawasan konservasi, Nusa Barung menjadi habitat berbagai flora dan fauna langka, termasuk satwa liar seperti kijang, lutung, dan beragam jenis burung endemik. Di sisi lautnya, wisatawan dapat menjumpai keindahan bawah laut yang masih terjaga dengan baik, menjadikan pulau ini daya tarik tersendiri bagi para pecinta alam dan peneliti.
Meskipun tidak dikembangkan sebagai wisata massal, Nusa Barung tetap menjadi destinasi favorit bagi mereka yang ingin merasakan petualangan berbeda. Untuk mencapainya, pengunjung harus menyeberang menggunakan perahu dari Pelabuhan Puger.
Baca juga: Pantai Canga’an, Pesona Keindahan Laut Selatan di Ambulu Jember
Jam kunjungan umumnya mengikuti jadwal penyeberangan, yakni mulai pagi hingga sore hari. Adapun tiket masuk resmi tidak diberlakukan layaknya pantai wisata, namun pengunjung tetap dikenakan biaya sewa perahu yang berkisar Rp300.000–Rp500.000 per rombongan, tergantung kapasitas dan kesepakatan dengan nelayan.
Dengan suasana liar nan alami serta kekayaan biodiversitas yang dimiliki, Nusa Barung bukan hanya menawarkan keindahan, tetapi juga pengalaman berharga tentang pentingnya menjaga kelestarian alam.(adi/red)
Baca juga: Pantai Cemoro Sewu, Surga Tersembunyi di Pesisir Puger Jember
*Artikel ini ditulis oleh Adi Cahya Ageng Ramadhani (PPL SMKN 1 Lumajang)
Editor : Redaksi