Lumajang – Komisi B DPRD Kabupaten Lumajang melakukan inspeksi mendalam terhadap kinerja sektor perikanan daerah melalui kunjungan kerja ke Dinas Perikanan, Senin (24/11/2025). Dipimpin langsung oleh Ketua Komisi B, Deddy Firmansyah, kunjungan ini bertujuan memastikan program pemerintah benar-benar mendongkrak kesejahteraan nelayan dan pembudidaya.
Dalam evaluasi tersebut, Komisi B menyoroti dua isu vital: efektivitas pendampingan teknis dan strategi pemasaran. Dewan menilai, peningkatan kapasitas produksi kelompok budidaya harus diimbangi dengan sistem pemasaran yang kuat agar produk perikanan lokal memiliki daya saing dan nilai tambah yang tinggi.
Baca juga: Dosen Unisya Teliti Warisan Budaya Pencak Sholat Lumajang, Raih Award Kementerian Kebudayaan
"Kami tidak hanya melihat sisi hulu atau produksinya saja, tetapi juga hilirisasi. Bagaimana hasil tangkapan dan panen ini bisa terserap pasar dengan harga yang layak," tegas Deddy Firmansyah.
Baca juga: Dapur MBG Direncanakan di Area Stadion Lumajang, Lokasi Dekat Saluran Pembuangan Disorot
Salah satu fokus utama monitoring adalah progres pembangunan pasar ikan. Fasilitas ini dinilai strategis untuk memutus rantai distribusi yang terlalu panjang dan menyediakan ruang usaha yang higienis serta tertata. Komisi B mendorong percepatan realisasi pasar ini agar segera bisa dimanfaatkan untuk menggerakkan roda ekonomi masyarakat.
Baca juga: Evaluasi Bansos 2026, Komisi D DPRD Lumajang Soroti Data Provinsi dan Desak Revisi Aturan LKSA
Melalui evaluasi ini, DPRD berharap sinergi dengan Dinas Perikanan semakin solid dalam menciptakan ekosistem perikanan yang efektif, tepat sasaran, dan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi Lumajang.(Yd/red)
Editor : Redaksi