Lumajang(lumajangsatu.com) - Seleksi perdana PSIL dibanjiri puluhan pemain lokal untuk bisa memperkuat tim kebanggaan masyarakat Lumajang. Sayang, meski yang ikut sekitar 80 pemain, tim pelatih yang dikepalai, Achmad Fatoni hanya memilih 18 pemain.
Menurut dia, Pemain yang ikut seleksi kebanyakanya dibawah rata-rata, bahkan diduga belum siap. Hal ini diperkirakan tidak pernah latihan dan baru ikut saat ada seleksi.
Baca juga: Dosen Unisya Teliti Warisan Budaya Pencak Sholat Lumajang, Raih Award Kementerian Kebudayaan
"Jujur kami sampaikan, masih banyak pemain yang dibawah rata-rata kompertisi Nasional meskipun 18 pemain," terangnya.
18 pemain yang lolo seleksi masih akan mengikuti tahap kedua. Jika tidak ada perkembangan dalam permainan, skil, teknik dan mental akan dikaji ulang.
Baca juga: Dapur MBG Direncanakan di Area Stadion Lumajang, Lokasi Dekat Saluran Pembuangan Disorot
"Jadi skuad PSIL dibentuk, sambil mencari pemain yang pontensial,"jelasnya.
Ketua PSSI, H. Thoriq mengaku dirinya belum melihat pemain Lumajang yang menonjol. Meskipun sejumlah pemain asal Lumajang sangat bangga untuk masuk skuad PSIL.
Baca juga: Evaluasi Bansos 2026, Komisi D DPRD Lumajang Soroti Data Provinsi dan Desak Revisi Aturan LKSA
"Semangat boleh, tetapi PSIL butuh pemain yang pekerja keras dan berdedikasi terhadap sepak bola," terangnya.(ls/red)
Editor : Redaksi