Lumajang (lumajangsatu.com) - Atim Wasono pelatih PSIL Junior dipecat secara resmi melalui rapat Besar Assosiasi PSSI Lumajang, Selasa(16/08) malam. Dalam rapat evaluasi, Atim dinilai tidak profesional saat menangani skuad muda PSIL.
Dalam Rapat ini dihadiri oleh 6 Exco PSSI yakni, H. Thoriq, Susianto, Mikko Agus Pribadi, Edi Sujarwo dan Agus Soli. Tak ketinggalan, Dewan Kehormatan PSSI, H. Ngateman yang juga ketua KONI ikut hadir.
Baca juga: Dukung Peningkatan IPM dan RLS, Fraksi PDI Perjuangan Lumajang Gagas Beasiswa Gotong Royong
"Kita berhentikan, ini demi pembinaan skuad muda PSIL," ujar Susianto, Manajer PSIL Muda.
Ketua Assosiasi PSSI, H. Thoriq menilai harkat dan marbat organisasi harus ditegak sesuai dengan aturan yang berlaku. Karena, banyak temuan yang disampaikan ke PSSI tentang tindakan sang pelatih.
Baca juga: PDI Perjuangan Lumajang Rilis Kinerja Fraksi DPRD Selama Tahun 2025
"Hal ini dilakukan oleh Assosiasi dan Manajer PSIL, untuk pembelajaran kedepan," paparnya.
Salah satu Exco PSSI, Agus Soli mengaku dengan tindakan dari Atim sudah diluar seorang pelatih. Karena cenderung kelewat batas dan mau masuk keranah Manajer. "Kalau dibiarkan, pemain muda PSIL akan rusak," jelasnya.
Baca juga: Soroti Implementasi Perbup Pertambangan, DPRD Terima Audiensi PC PMII Lumajang
Dengan dipecatnya Atim dari pelatih PSIL Muda, PSSI menunjuk Achmad Fatoni sebagai Care Taker pelatih, karena sebagai Direktur Teknik PSIL. Dalam rapat itu, Atim yang diundang tidak hadir. (ls/red)
Editor : Redaksi