Lumajang (lumajangsatu.com) - MAN Lumajang ditantang oleh SMKN 1 Lumajang di Final Liga Pelajar untuk menjadi Kampiun, Jum'at (30/12) mendatang di Stadion Semeru. MAN yang diperkuat pemain muda PSIL akan dijajal ketangguhan kolektif tim Smakensa.
MAN Lumajang memang sudah digadang-gadang akan menjadi rajanya Liga Pelajar dengan banyak pemain muda PSIL disana. SMAN Klakah yang digadang-gadang menjadi batu sandungan malah keok dulu.
Baca juga: Kejurkab Bulu Tangkis Lumajang 2026 Momentum Jaring Atlet Berprestasi
Smakensa yang bermaterikan pemain dengan skil pas-pasan, tetapi dengan bermain kolektif offensif mampu menjadi kuda hitam.
"Bola itu bulat, jadi MAN jangan menganggap remeh Smakensa," jelas Totok, pengamat bola di Lumajang.
Baca juga: Sengketa Advokat Wiwin dengan Mantan Kliennya Masuk Gugatan ke Pengadilan Negeri Lumajang
Menurutnya, MAN dengan bermaterikan pemain PSIL belum tentu bisa mengatasi Smakensa. Karena, pola permainan yang kompak dari Smakensa bisa merepotkan. "Hanya dilapangan yang bisa membuktikan, siapa diantara mereka yang terbaik di tahun 2016 ini," ungkap pria yang sudah puluhan tahun bergelut dengan sepak bola.
Sementara Harry Purwanto, Jurnalis olah raga melihat kemampuan Smakensa terus menerus mengalami peningkatan dalam kerjasama tim. Selain itu, pemain tengahnya mampu menguasai bola dengan baik. "Smakensa memiliki striker mungil dan skill bagus, bisa merepotkan MAN," paparnnya. (ls/red)
Baca juga: Komisi D DPRD Lumajang Dorong Percepatan UHC Melalui Penguatan Data dan Sinergi Lintas Sektor
Editor : Redaksi