Lumajang (lumajangsatu.com) - AKBP DR. Arsal Sahban SIK, Kapolres Lumajang bersama Tim Cobra mendatangi lokasi bentrok antar pemuda. Bentok melibatkan dua kubu pemuda Desa Selok Awar-Awar dan Bades Kecamatan Pasirian dipinggir jalan raya Desa Bades.
Arsal menyebutkan belum mengamankan satupun tersangka dalam aksi bentrok yang membuat Dimas Abdul Honi (16) meregang nyawa. Polisi masih melakukan pengecekan TKP untuk memahami kronlogis terjadinya bentrok antar kubu dua pemuda itu.
Baca juga: Muhamad Hotep Terpilih Aklamasi Pimpin ABPEDNAS Lumajang, Kejari Jalin Kerja Sama Pengawasan Desa
"Kita belum amankan satu tersangka pun, kita baru melakukan cek TKP terjadinya bentrok, namun kita sudah kantongi nama-nama yang tawuran," ujar Arsal Sahban, Selasa (09/04/2019).
Baca juga: Kejurkab Bulu Tangkis Lumajang 2026 Momentum Jaring Atlet Berprestasi
Yang paling memililukan, korban dan para pelaku rata-rata masih dibawah umur. Bentrok antar dua kelompok pemuda itu juga dipicu oleh minuman keras oplosan.
Baca juga: Sengketa Advokat Wiwin dengan Mantan Kliennya Masuk Gugatan ke Pengadilan Negeri Lumajang
"Yang membuat pilu adalah korban dan para pelaku rata-rata masih dibawah umur. Ada degradasi moral hari ini," pungkasnya.(In/yd/red)
Editor : Redaksi