AC Tak Maksimal

Suasana Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi KPU Lumajang Panas

lumajangsatu.com
Suhu didalam ruangan rekapitulasi KPU Lumajang di Gor Wirabhakti panas

Lumajang (lumajangsatu.com) - Suasana rapat pleno terbuka rekapitulasi di Gor Wirabhakti Lumajang panas. Alhasil, banyak saksi, anggota PPK dan pengawas yang tidak betah berada di dalam dan keluar masuk ruangan gor dan mengeluhkan tempat rekapitulasi yang tidak representatif.

Herman Afandi, salah seorang saksi partai PAN menyatakan suhu didalam ruangan sangat panas. Seharusnya, panitia menyiapkan AC yang cukup, sehingga peserta yang ada didalam tidak kepanasan dan betah di dalam ruangan.

Baca juga: Sengketa Advokat Wiwin dengan Mantan Kliennya Masuk Gugatan ke Pengadilan Negeri Lumajang

"Seharusnya disiapkan tempat yang representatif dan dingin. Tadi suasananya panas sekali dan membuat banyak yang keluar masuk," jelas Herman.

Baca juga: Komisi D DPRD Lumajang Dorong Percepatan UHC Melalui Penguatan Data dan Sinergi Lintas Sektor

Hal senada juga disampaikan oleh Budi, anggota Panwascam Kecamatan Senduro. Suhu yang panas membuat banyak anggota panwas dan saksi yang tidak kerasan di dalam ruangan Gor Wirabhakti. "Panas sekali mas, meski ada AC kayaknya tidak mampu membuat suhu dalam ruangan dingin," tuturnya.

Muhammad Ridhol Mujib, Komisioner KPU Lumajang menyatakan bahwa panitia sudah meyiapkan AC dan kipas angin. Mujib menilai tempat yang disediakan sudah representatif dan semua peserta rapat pleno sudah bersedia untuk mengikuti semua tahapan.

Baca juga: DPRD Lumajang Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 54 Perkara Berkekuatan Hukum Tetap

"Kita sudah persiapkan ruangan dan saya kira sudah sangat representatif," pungkasnya.(Yd/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru