Lumajang (lumajangsatu.com) - Ponpes Nurul Faroh Desa Mangunsari Kecamatan Tekung mengapresiasi acara HIPSI Goes To Pesantren. Kegiatan itu memang yang ditunggu-tunggu oleh pesantren agar para santri bisa memiliki skill untuk bekal setelah keluar dari pesantren.
Ustadz Moch. Khuzeinuddin, Ketua Yayasan Nurul Faroh menyatakan kegiatan itu adalah harapan lama yang baru terealisasi. Harapannya, santri dan pesantren bisa mandiri dalam bidang ekonomi dengan berwirausaha. "Saya berterima kasih pada HIPSI Lumajang," jelas Gus Zein kepada Lumajangsatu.com, Jum'at (06/09/2019).
Baca juga: HUT ke-15, NasDem Lumajang Targetkan Tambah Kursi Legislatif di Pemilu 2029
Pesantren diera yang semakin maju dan persaingan semakin terbuka tidak cukup dibekali dengan ilmu agama saja. Namun, bekal kemampuan berwirausaha harus dimiliki, sehingga lulusan pesantren tidak menyumbang jumlah pengangguran baru.
"Ilmu agama sudah pasti, tapi kita akan bekali lulusan pesantren dengan skill dalam berwirausaha," paparnya.
Baca juga: Satu Komando, DPC PPP Lumajang Dukung Penuh Hasil Rakornas DPP
Ponpes Nurul Faroh Desa Mangunsari disamping ada sekolah diniyah juga ada sekolah formal SMP dan SMK. "Sangat penting sekali bagi santri memiliki kemampuan wirausaha jika sudah keluar dari pesantren dan kita sudah siapkan sekolah SMK," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi