Lumajang (lumajangsatu.com) - M. Imam Syafi'i (25) warga Purut Desa Bades Kecamatan Pasirian meninggal akibat kecelakaan, Jum'at (31/10). Imam pulang dari tempat kerjanya di Adil Percetakan Lumajang dan mengalami tabrak lari tepat di depan Polsek Tempeh.
"Kami sangat bersedih mas, atas nama keluarga kita sangat kehilangan," ujar Abdul Rohman, paman istri korban, Senin (04/11/2019).
Baca juga: Dukung Peningkatan IPM dan RLS, Fraksi PDI Perjuangan Lumajang Gagas Beasiswa Gotong Royong
Yang lebih membuat hati miris, korban baru setahun berkeluarga dan menikah tanggal 17 April 2018 bersamaan dengan Pilpres dan Pileg. Istri korban juga sedang hamil 6 bulan dan merasa terpukul atas meninggalnya sang suami.
Baca juga: PDI Perjuangan Lumajang Rilis Kinerja Fraksi DPRD Selama Tahun 2025
"Istri korban sedang hamil 6 bulan mas. Istrinya sangat terpukul sekali atas meninggalnya korban," paparnya.
Korban sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas Tempeh sebelum dirujuk ke RSUD Haryoto karena mengalamai gagar otak berat (GOB). Korban akhirnya menghembuskan nafas terakhir karena luka yang sangat parah.
Baca juga: Soroti Implementasi Perbup Pertambangan, DPRD Terima Audiensi PC PMII Lumajang
Setelah dimandikan dan dikafani, jenazah korban dikuburkan di daerah asalnya Desa Mojosari Kecamatan Sumbersuko. "Jenazah korban dimakamkan di daerah asalnya Desa Mojosari," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi