Lumajang - Kepolisian Resort Lumajang menyelidiki kasus pembunuhan seorang kakek bernama Mursam (64) warga Desa Kalidilem yang dilakukan orang tak dikenal. Ia dibunuh karena diisukan sebagai dukun santet namun hingga saat ini pelaku belum ditemukan lantaran tak ada seorang saksi yang mengetahui dan info dari masyarakat tertutup.
"Dalam penyelidikan yang jadi kendala yaitu masyarakat tak ada yang jadi saksi dan bungkam" Kata AKP Hasran saat di hubungi Tim Lumajangsatu via telepon (07/12/2019)
Baca juga: Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik
Mursam ditemukan meninggal dunia di tengah jalan desa dekat tempat tahlilan kerabatnya tersebut dengan luka akibat senjata tajam di leher dan pundak pada Sabtu (16/11/2019) pukul 22.45 WIB. Tidak berselang lama, Tim Cobra Polres Lumajang pun datang ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi jasad korban dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara.
Baca juga: Coffee Talk Perdana, Bidang Ekraf dan Pariwisata GP Ansor Lumajang Perkuat Kolaborasi Kader
AKP Hasran Kasat Reskrim Lumajang mengatakan korban Mursam dibunuh karena isu dukun santet dan sebagian besar warga Desa Kalidilem yakin bahwa korban memiliki ilmu hitam. "Seharusnya warga tak boleh menghakimi orang lain sebagai dukun santet, apalagi tidak ada fakta yang konkret yang mengatakan Mursam adalah dukun santet" Tandasnya.
Baca juga: Komisi B DPRD Lumajang Pantau Perbaikan Jalan Ranubedali–Tegalsono dan Wonoayu–Wates Wetan
Selain itu masih kata dia, saat ini peradaban sudah sangat maju serta modern, sehingga sudah seharusnya pola pikir masyarakat juga ikut berkembang dan harus sesuai dengan logika. (ind/ls.red)
Editor : Redaksi