Kritis Kinerja Cak Thoriq - Bunda Indah

Aksi Damai Poros Suwandak Berujung Saling Dorong Depan Pemkab Lumajang

lumajangsatu.com
Aksi Poros Suwandak di depan pintu kantor Pemkab Lumajang.

Lumajang - Aliansi Kepemudaan Lumajang yang menamakan sebagai Poros Swandak melakukan aksi damai namun berujung saling dorong antara petugas keamanan lantaran Bupati dan Wakil Bupati tak kunjung menemui Senin, (14/09/2020).

Aksi damai yang melibatkan organisasi KP2L, HMI, IMM dan Lumajang Progresif mengkritisi dalam pembangunan Kabupaten Lumajang selama kepemimpinan Thoriqul Haq serta Indah Masdar.

Baca juga: Kukuhkan 6 Bidang Kepengurusan, GP Ansor Lumajang Usung Visi Bergerak dan Berdampak

Mereka berpendapat bahwa periode ini hampir setengah perjalanan tidak sejalan dengan kebijakan pemerintah Kabupaten Lumajang yang sampai sejauh ini kurang mengindahkan kebutuhan masyarakat yang dianggap fundamental serta unsur paling instrumental seperti pembangunan SDM dan kesejahteraan masyarakat.

"Menjelang 2 tahun kepemimpinan Cak Thoriq dan Bunda Indah kami mengkritisi terhadap janji yang telah diucapkan dan kami menagihnya" Ujar Aan Robi Azis Ketua Umum HMI Lumajang. (Oky/ls/red)

Adapun yang tuntut diantaranya,

Baca juga: DPRD Lumajang Dukung Pengawasan TMMD ke-129, Pastikan Program Tepat Sasaran dan Berkelanjutan

1.Memperhatikan kesejahteraan guru honorer di Kabupaten Lumajang sesuai dengan janji politik (nawacita) Bupati serta Wakil Bupati pada poin 8.

2.Segera mengambil langkah strategis dalam menumbuhkan ekonomi domestik

Baca juga: Rangkaian HUT ke-25, Demokrat Lumajang Gelar Gerakan "Langit Biru Indonesia Asri" di Sepanjang Jalan Lintas Timur

3. merevitalisasi terhadap pembangunan sumber daya manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Lumajang merosot tajam dibanding periode sebelumnya

4. Melaksanakan janji politik (nawacita) dengan amanah dan penuh tanggungjawab yang sampai saat ini hanya terlaksana sekedar 20% secara dara empirik.

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru