Lumajang - Rupanya tampak berbeda di Polres Lumajang setiap konferensi pers ada perempuan cantik dibelakang Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno SH SIK M,Si sebagai penerjemah bagi masyarakat yang tuna rungu, yaitu guru muda Nurul Khikmah Maulidiyah (25) warga Desa Sumbersuko Kecamatan Sumbersuko.
Program kerja Kapolri baru Jenderal Listyo Sigit mewajibkan adanya seorang penerjemah bahasa isyarat saat Kepolisian merilis sebuah kasus,hal tersebut membuat Nurul hadir disetiap acara Polres Lumajang. Kehadiran penerjemah bahasa isyarat ini merupakan bagian dari program Presisi yang diusung Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Baca juga: Dukungan Penuh Penegakan Perda, DPRD Lumajang Ikuti Pemusnahan 3 Miras Botol Miras Ilegal
Sementara itu Nurul mengatakan sebelum dilibatkan dalam program Presisi ini, dirinya sudah beberapa kali mengikuti kegiatan yang membutuhkan penerjemah bahasa isyarat.
Baca juga: Pemerintah Tanggapi Catatan Fraksi, DPRD Lumajang Lanjutkan Pembahasan P-APBD 2026
Diapun bilang, awal mempelajari bahasa isyarat memang ada kesulitan tersendiri. Awalnya memang kesulitan, tapi lama-lama bisa, Sukanya banyak kalau dukanya tidak ada karena anak-anak itu punya kelebihan masing-masing.
Baca juga: DPRD Lumajang Siap Kawal Pembangunan: H. Sudi Hadiri Pembukaan TMMD Ke-129 di Desa Ledoktempuro
"Malah saya yang merasa kekurang, masih banyak yang memandang anak-anak itu sebelah mata. Saya sendiri mencoba mengembangkan potensi anak-anak disana" Kata Nurul. (ind/ls/red)
Editor : Redaksi