Berita Pencabulan

Polisi : Ada 6 Korban Aksi Bejat Guru Ngaji dari Pasrujambe Lumajang

lumajangsatu.com
Kanit PPA Satreskrim Polres Lumajang, Ipda Irdani Isma.

Lumajang - Ternyata aksi bejat yang dilakukan oleh Hanafi (41), warga Dusun Tawon Songo Desa Pasrujambe Kecamatan Pasrujambe sudah mencabuli  6 santrinya. Aksi biadanya ini dilakukan terhadap anak didiknya usianya kisaran 12 tahun hingga 14 tahun.

Hal ini terungkap saat tim Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Lumajang melakukan penyidikan terhadap para saksi dan korban dari Predator berkamuflase sebagai guru Ngaji.

Baca juga: "Ibuk’e Macan Ternak” Jadi Penyuluh Agama Islam Terfavorit 2026, KUA Sumbersuko Borong Predikat Favorit di Lumajang

BACA JUGA : Naudzubillah..! Guru Ngaji Pasrujambe Lumajang Tega Cabuli Santrinya

Hal tersebut hanya semata-mata ingin memenuhi hawa nafsunya padahal sudah memiliki Istri. Akibat perbuatannya pelaku harus mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Baca juga: Gus Rivqy Bagikan Qurban Sapi Seberat 1 ton di Jember dan Lumajang

"Ada 6 Korban Aksi Bejat Guru Ngaji dari Pasrujambe, " Menurut Kanit PPA Ipda Irdani Isma S,E pada wartawan.

Masih kata dia,  pelaku masih belum mengakui perbuatannya, karena ada beberapa saksi yang menguatkan akhirnya di tetapkan sebagai tersangka. Sehingga pelaku ditahan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Baca juga: Ketua DPRD Lumajang Hadiri Musyawarah Adat Tengger, Perkuat Pengakuan dan Kepastian Hukum Masyarakat Adat

"Kasusnya masih kita kembangkan bisa jadi korban bertambah atau bagaimana" Kata Polwan Berhijab itu.

Pelaku melancarkan aksinya dengan modus yang sama yaitu memanggil peserta didik untuk ke dalam ruangan setelah itu melakukan hal keji tersebut. Untuk identitas korban, polisi tidak bisa membuka ke publik sebagai bentuk perlindungan. (ind/ls/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru