Beredar Sejumlah Program Dihapus

DPRD Lumajang Tolak Penghapusan Program Pro Rakyat

lumajangsatu.com
Talk Show Komisi D DPRD Lumajang

Lumajang - DPRD menggelar talk show di Radio Gloria FM dengan tema “Dewan Mendengar, Dewanku Jempol”. H. Supratman SH, Ketua Komisi D DPRD Lumajang menyampaikan beberapa kabar tentang rencana penghapusan program-program pro rakyat. Seperti program seragam gratis, santunan kematian dan juga beasiswa.

Supratman menjelaskan, saat pra pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran (KUA-PPAS) sempat beredar kabar penghapusan program-program pro rakyat tersebut. Tentunya, DPRD tidak setuju jika program yang bagus tersebut dihapuskan, namun memang perlu evaluasi.

Baca juga: Dosen Unisya Teliti Warisan Budaya Pencak Sholat Lumajang, Raih Award Kementerian Kebudayaan

Seperti santunan kematian, memang perlu dilakukan evaluasi mekanisme dan siapa yang berhak menerimanya. Program seragam gratis, bisa dirubah menjadi program kartu lumajang pintar, dimana semua kebutuhan anak didik dipenuhi.

Baca juga: Dapur MBG Direncanakan di Area Stadion Lumajang, Lokasi Dekat Saluran Pembuangan Disorot

“Selama ini mungkin tidak ada pengecualian, semua diberi seragam baik yang kaya dan yang tidak mampu. Nah, kedepannya bisa bantuan hanya diberikan kepada mereka yang kurang mampu,” jelas Supratman, Senin (07/11/2023).

Soal beasiswa, tentu bantuan tersebut sangat membantu dalam peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Kabupaten Lumajang. Beasiswa tentunya tidak melulu untuk yang diterima di perguruan tinggi negeri, tetapi juga bisa untuk mahasiswa yang kuliah di Lumajang.

Baca juga: Evaluasi Bansos 2026, Komisi D DPRD Lumajang Soroti Data Provinsi dan Desak Revisi Aturan LKSA

“Program beasiswa bagus untuk peningkatan SDM Kabupaten Lumajang, tentu tidak boleh dihapus, tapi kalau dikurangi karena keterbatasan anggaran, tentu bisa dimaklumi,” pungkasnya.(Yd/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru