Susi, Resep Bupati Lumajang Agar Suami Disayang Istri

lumajangsatu.com

Lumajang (lumajangsatu.com) - Setelah berhasil memperoleh penghargaan tingkat nasional, program suami siaga (susi) akan dikembangkan diseluruh Kecamatan. Saat ini, program Susi hanya diterapkan di Gucialit dengan yang diprakarsai oleh Puskesmas.

"Alhamdulillah, inovasi kita berupa Susi untuk menjaga ibu hamil menang dan mendapatkan penghargaan tingkat nasional," ujar As'at Malik Bupati Lumajang Kepada lumajangsatu.com, Senin (16/06/2015).

Baca juga: Dosen Unisya Teliti Warisan Budaya Pencak Sholat Lumajang, Raih Award Kementerian Kebudayaan

Program Susi berbeda dengan program yang dilakukan di Kabupaten Banyuwangi. Jika di banyuwangi bayi lahir langsung dapat akte, di Lumajang para suami ini mendampingi istri sejak hamil 1 hari hingga sang buah hati mendapatkan akte kelahiran.

Baca juga: Dapur MBG Direncanakan di Area Stadion Lumajang, Lokasi Dekat Saluran Pembuangan Disorot

"Ini menang kita, jika di Banyuwangi hanya bayi procot langsung dapat akte, di Lumajang suami wajib dampingi istri sejak hamil 1 hari hingga bayi dapat akte," terangnya.

Baca juga: Evaluasi Bansos 2026, Komisi D DPRD Lumajang Soroti Data Provinsi dan Desak Revisi Aturan LKSA

Bupati menjelaskan, dengan kesiagaan suami mendampingi istrinya, diharapkan bisa menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Disamping itu, bayi akan segera masuk dalam amdimistrasi kependudukan karena saat ini akte kelahiran dibutuhkan dalam berbagai bidang.(Yd/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru