Lumajang (lumajangsatu.com) - Warga Rowokangkung khususnya yang berada disekitar aliran sungai Kali Banter terganggu dengan bau busuk dan menyengat. Bau tersebut ditimbulkan dari limbah pabrik PG Jatiroto yang dibuang kesungai Kali Banter.
"Bau busuk dari limbah PG Jatiroto mas, baunya sangat menyengat dan mengganggu warga yang berada didekat sungai Kali Banter," ujar Suprapto salah seorang warga Rowokangkung, Jum'at (10/07/2015).
Baca juga: Muhamad Hotep Terpilih Aklamasi Pimpin ABPEDNAS Lumajang, Kejari Jalin Kerja Sama Pengawasan Desa
Sungai Kali Banter memang satu-satunya tempat pembuangan limbah dari PG Jatiroto. Warga berharap perusahaan milik negera itu menyediakan pengolahan limbah yang baik, sehingga ketika dibuang ke sungai tidak lagi menimbulkan bau yang menyengat.
Baca juga: Kejurkab Bulu Tangkis Lumajang 2026 Momentum Jaring Atlet Berprestasi
"Kita berharap PG Jatiroto membuat pengolahan limbah yang bagus, sehingga ketika limbahnya akan dibuang ke sungai tidak lagi menimbulkan bau busuk," paparnya.
Bau yang ditimbulkan dari limbah PG Jatiroto itu sangat menyengat dan ketika dihirup agak lama bisa membuat efek seperti orang pusing. "Baunya busuk, menyengat dan bikin orang pusing-pusing," pungkasnya.
Baca juga: Sengketa Advokat Wiwin dengan Mantan Kliennya Masuk Gugatan ke Pengadilan Negeri Lumajang
Sementara itu, Ribowo Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang menyatakan akan melakukan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). "Ini bidangnya DLH, namun kita akan koordinasikan agar tidak menimbulkan bencana sosial dan bencana lingkungan," papar pria brewok itu.(Yd/red)
Editor : Redaksi