Gucialit (lumajangsatu.com) - Perkebunan Teh Kertowono, Desa Gucialit, Kecamatan Gucialit, Lumajang , ternyata memiliki air terjun sangat menawan. Air yang mengalir dari sela-selah kebun teh ini, diberi nama Air Terjun Semingkir.
BACA JUGA : Masih Lestari Tradisi Sawer "Ontalan" Calon Mantu Perempuan di Lumajang
Baca juga: Dosen Unisya Teliti Warisan Budaya Pencak Sholat Lumajang, Raih Award Kementerian Kebudayaan
Bila berada di sana sedang musim kemarau, seperti saat ini. Air terjun itu tampak kering. Jalur pada lintasan sungainya pun hanya menampakkan bongkahan batu besar.
"Meskipun sedikit kecewa, dikarenakan airnya tidak ada. Tetapi jangan khawatir, disini ada spot photo yang instagrameble untuk diabadikan". Kata Pengunjung Nurul (23) Warga Banyuputih.
Baca juga: Dapur MBG Direncanakan di Area Stadion Lumajang, Lokasi Dekat Saluran Pembuangan Disorot
Beberapa pengunjung tampak menikmati pesona keindahan wisata di Gucialit. Mengingat lokasi wisata ini yang berada di kawasan hutan alami.
"Untungnya spot photo yang ada disini tidak mengecewakan, jadi jauhnya perjalanan saya kesini, sudah terbayarkan dengan indahnya pemandangan" sambung dia.
Mengenai tidak mengalirnya sumber mata air di Air Terjun Semingkir belum di informasikan. Sehingga, banyak wisatawan yang kecewa dengan sedikitnya informasi ke lokasi Wisata yang dijuluki Serambi Semeru itu.
Baca juga: Evaluasi Bansos 2026, Komisi D DPRD Lumajang Soroti Data Provinsi dan Desak Revisi Aturan LKSA
Jam buka dari objek wisata ini mulai dari pagi hingga sore waktu setempat ,dan untuk tiket masuk Perkebunan Kertowono Rp. 5.000. (ind/ls/red)
Editor : Redaksi