Lumajang (lumajangsatu.com) - Safari Jum'atan yang dilakukan Cak Thoriq di Masjid Al-Huda, Jl. Dewi Sartika tepatnya disebelah selatan GOR Wira Bhkati mendapat keluhan soal kerusakan jalan akibat truk pasir, Jum'at(26/10). Selain itu, warga juga mengeluh soal gorong-gorong di perkotaan kotor dan tersumbat dijelang musim penghujan.
BACA JUGA : Bunda Indah Masih Temukan Toilet Kotor, Puskesmas Janji Perbaikan Pelayanan
Baca juga: Dosen Unisya Teliti Warisan Budaya Pencak Sholat Lumajang, Raih Award Kementerian Kebudayaan
Menanggapi laporan tersebut, Cak Thoriq akan segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait. "Nanti akan tindaklanjuti. Saya akan selesaikan satu-satu. Saya akan lakukan koordinasi dengan beberapa OPD," ungkapnya,.
Safari Jum'at itu, sebagai salah satu terobosan menjalin komunikasi langsung dengan warga masyarakat. Bahkan, itu untuk "jemput informasi" dari masyarakat, sembari melaksanakan Ibadah Sholat Jum'at.
Baca juga: Dapur MBG Direncanakan di Area Stadion Lumajang, Lokasi Dekat Saluran Pembuangan Disorot
Usai melaksanakan ibadah Sholat Jum'at, para Jama'ah tidak beranjak. Mereka tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi kepada Bupati Lumajang.
Di hadapan para Jama'ah, Cak Thoriq menyampaikan, bahwa pihaknya akan berjuang untuk menghilangkan tempat-tempat yang terindikasi untuk maksiat. "Menutup tempat maksiat, agar Lumajang tidak mendapat laknat Allah," ujarnya.
Baca juga: Evaluasi Bansos 2026, Komisi D DPRD Lumajang Soroti Data Provinsi dan Desak Revisi Aturan LKSA
Kedepan, Cak Thoriq akan terus melakukan Safari Jum'at dalam mendapat informasi masyarakat.(hum/ls/red)
Editor : Redaksi