Kisah Keluarga Tak Mampu

Kapolres Lumajang Serahkan Bayi Tumpeng Ke Ibu Kandungnya

lumajangsatu.com
Kapolres Lumajang, AKBP Arsal Sahban mencium bayi yang diceritakan dibuang oleh orang tuanya. (foto Polres)

Lumajang (lumajangsatu.com) - Masih teringat dengan kasus pembuangan bayi di Desa Tumpeng Kecamatan Candipuro. Ternyata, cerita ada berita pembuangan bayi dilakukan oleh ibunya sendiri dikarenakan terlilit ekonomi keluarga.

Polres Lumajang yang berhasil melakukan penyelidika dan mengungkap dalang cerita palsu itu. WD (40) ibu bayi, akhirnya mengakui tindakan buruknya ke petugas.

Baca juga: Lailatul Ijtima' Jadi Momentum Istimewa, Kader NU Lumajang Munajat Jelang Muktamar ke-35

Atas hasil ungkap itu, Kapolres Lumajang, AKP Arsal Sahban menyerahkan bayi yang dirawat di RS Bhayangkara ke ibunya. Apalagi, alasan cerita pembuangan bayi lantaran masalah ekonomi keluarga.

"Jadi si ibu sembunyikan kehamilan dan lantaran suaminya kesulitan ekonomi. Mereka tidak sanggup membiayai anak ketiganya," ujar Kapolres.

Baca juga: Lailatul Ijtima' NU Lumajang, Tradisi yang Terus Hidup dari Cabang hingga Ranting

Dalam penyerahan bayi itu, Kapolres juga memberikan santunan bagi si bayi untuk bisa dirawat oleh orang tuanya.

"Semoga santunan ini berguna dan jangan lagi menyia-yiakan buah hatinya. Anak adalah rejeki dari Allah," paparnya.

Baca juga: Komisi C DPRD Lumajang Evaluasi Pengelolaan Tiga Pasar Tradisional, Pastikan Retribusi Tertib dan PAD Optimal

Suami dari WD, Cak Ulum mendampingi dalam proses serah terima di aula RS Bhayangkara. (ls/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru