Lumajang (lumajangsatu.com) - Di Peringatan Hari Kesehatan Nasional 2018, Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menjadi bintangnya. Dia melakukan foto selfie dengan para petugas kesehatan usai apel.
Politik Dan Pemerintahan
Waga Jarit Tetap Bersikukuh Blokir Jalan dari Truck Tambang Pasir
Lumajang (lumajangsatu.com) - Warga Desa Jarit Kecamatan Candipuro merasa bergembira. Pasalnya, usulan agar ada jalur aru tambang pasir diterima oleh Bupati Lumajang Thoriqul Haq.
Warga Desak Jalur Angkutan Pasir Candipuro Lewat Kamar Kajang
Lumajang (lumajangsatu.com) - Ratusan warga Jarit Kecamatan Candipuro ngelurug Pendopo untuk melakukan audensi dengan Bupati Lumajang. Kedatangan warga diterima langsung oleh Thoriqul Haq di Pendopo untuk mendengarkan keluhan warga yang sangat menderita akibat jalan rusak.
Cak Thoriq Berikan Beasiswa Ke Santri Ponpes Syarifuddin Juara Tahfidz Qur'an
Lumajang (lumajangsatu.com) - Keberhasilan Hafid Abdullah (18) warga Desa Penanggal Kecamatan Candipuro, Hafidz Qur'an Santri Pondok Pesantren, Kyai Syarifuddin di Kejuaraan Tingkat ASEAN. Ternyata, mendapat apresiasiasi dari orang nomer satu di Lumajang, Cak Thoriq bersama wakilnya Bunda Indah.
Ayub Khan Anggota DPR RI Ngopi Bareng Sopir AngKot Lumajang
Lumajang (lumajangsatu.com) - Drs. Ayub Khan M.Si anggota DPR RI melakukan silaturrahim dan serap aspirasi pada sopir ankot dan MPU. Anggota Komisi IX dari Fraksi Demokrat itu memberikan sosialisasi tentang jaminan kesehatan nasional (JKN)."Ternyata para sopir angkot dan MPU di Lumajang sudah masuk dalam BPJS Tenagakerja, sangat bagus sekali," jelas pria yang akrab disapa Bang Ayub itu, Kamis (15/11/2018).Dalam kesempatan yang baik itu, Ayub Khan juga menyampikan pentingnya menjaga kenyaman penumpang. Sehingga para pengguna jasa angkot dan MPU merasa nyaman dan tidak berpindah pada angkutan yang lain."Tadi kita berikan parfum dan alat membersihkan mobil agar kenyamanan para pengguna angkot bisa terjaga dengan baik," terangnya.Suraji, Ketua Paguyuban Angkot Lumajang merasa senang bisa bertemu dengan wakil rakyat Lumajang-Jember. "Kita menyampikan banyak hal pada pak Ayub, semoga beliau bisa membawa aspirasi para angkot di Lumajang," pungkasnya.(Yd/red)
Rusak Parah Jalan Desa di Tempursari 16 Tahun Tak Pernah Diperbaiki
Lumajang (lumajangsatu.com) - Sudah hampir 16 tahun sejak dibangun tahun 2002 jalan yang menghubungkan Dusun Krajan dan Dusun Sukosari Desa Pundugsasri Kecamatan Tempursasri rusak parah. Setiap musim penghujan tiba, warga yang melintas harus berjibaku dengan lumpur dijalan."Kalau orang disini menyebut jalan itu adalah sungai mati mas," ujar Anang, salah seorang warga Sukosari Desa Pundungsari, Jum'at (09/11/2018).Sejak dibangun tahun 2002 hingga kini belum ada perbaikan sama sekali oleh pemerintah. Padahal, akses tersebut adalah jalan satu-satunya bagi warga dan juga menjadi askses ekonomi untuk mengangkut hasil bumi seperti cengkeh, kelapa, durian dan lainnya."Tahun 2002 dibangun, setelah dua tahun mulai mengalami kerusakan dan hingga kini belum pernah diperbaiki," paparnya.Setiap kali masuk musim pemilu, banyak sekali calon-calon anggota DPRD berjanji akan menjadikan perbaikan jalan sebagai prioritas. Namun, hal itu hanya janji belaka, karena hingga saat ini jalannya masih tetap rusak parah."Kalau pihak Desa informasinya sudah mengajukan usulan. Setiap kali musim pemilu pasti janji calon-calon itu adalah memprioritaskan pemangunan jalan ini," pungkasnya.(Yd/red)
Malam Hari Jalur Lumajang-Jatiroto Mengerikan Tanpa Lampu Penerangan
Lumajang (lumajangsatu.com) - Jalur Lumajang-Jember tepatnya Wonorejo-Jatiroto saat malam hari menyeramkan. Pasalnya, disejumlah titik masih belum terpasangan peneragan jalan umum (PJU).Ditembah lagi, jalur tersebut banyak yang sepi penduduk dan rawan kejahatan seperti aksi pembegalan. Hal itulah yang membuat jalu Lumajang-Jatiroto semakin mengerikan jika malam hari.Dari arah Lumajang, melintasi Desa Wonorejo-Banyuputih Lor-Banyuputih Kidul yang masih cukup secera penerangan. Namun, ketika sudah masuk Desa Sukosari-Kaliboto dan Rojopolo akan menjumpai banyak sekali jalan-jalan yang gelap gulita."Rawan sekali mas, jalannya gelap dan sering terjadi kecelakaan dan juga aksi kejahatan pembegalan," ujar Saleh, salah seorang warga Kalidilem, Jum'at (09/11/2018).Bahkan, aksi pembegalan tidak hanya malam hari, siang haripun sering terjadi aksi kejahatan. Namun, dalam beberapa bulan terkahir sudah tidak ada aksi pembegalan karena ada beberapa kompolotan begal yang ditangkap polisi."Rawan sekali, tak hanya malam siang pun para begal beraksi. Namun, beberapa bulan terakhir sudah tidak ada pembegalan karena pelakunya sudah tertangkap. Kalau mereka sudah keluar penjara pasti akan banyak lagi aksi pembegalan," pungkasnya.(Yd/red)
Cak Thoriq Lantik dan Pesan Ngopi Bagi Kades PAW Tunjung dan Wonosari
Lumajang (lumajangsatu.com) - Bupati Lumajang, Thoriqul Haq melantik 2 Kepala Desa Penganti Antar Waktu (PAW) di ruang Narariya Kirana Lantai III Pemkab, Kamis(8/11) siang. Mereka yang dilantik yakni, Kepala Desa Tunjung Kecamatan Randuagung, Nur Kholish Majid, dan Kepala Desa Wonosari Kecamatan Tekung, Winarti.
Cerita Unik Sejarah Desa Uranggantung - Lumajang
Sukodono (Lumajangsatu.com)- Sejarah Desa Uranggantung Kecamatan tidak terlepas dari pemberian masyarakat setempat. Nama Uranggantung sendiri diambil dari nama sungai yang memisahkan antara dusun losan dan ghitek yang banyak rumpun bambunya.
Cak Thoriq Dihadapan Jama'ah Putri An-Naadliriyyah Siap Berantas Maksiat
Pasirian (Lumajangsatu,com) - Dibawah kepemimpinan sebagai Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, pemerintahnya akan terus memberantas tempat maksiat dan prostitusi. Hal itu disampaikan oleh orang nomor satu di Kota Pisang ini saat menghadiri Sholawatan Qubro yang digelar oleh Jama'ah Putri An-Naadliriyyah, di Desa Bades, Kecamatan Pasirian, Rabu (7/11/2018) pagi.