Lumajang(lumajangsatu.com) - Adanya pengakuan soal adanya rapat di Balai Desa Selok Awar-awar Kecamatan Pasirian yang digelar oleh Kepala Desa, Haryono bersama
Lumajang
Alamakkk...! PAD Pasir Pemkab Rp. 75 Juta Setahun, Kades Selok Sehari Bisa Dapatkan Rp.150 Juta
Lumajang(lumajangsatu.com) - Tambang illegal pasir di Pantai Selatan Desa Selok Awar-awar memang mengiurkan. Bayangkan saja, penghasilan dari Pasir bisa
Sekdes Selok Awar-Awar Bantah Uang Hasil Pasir Masuk Kas Desa
Lumajang (lumajangsatu.com) - Penghasilan tambang pasir illegal yang dikelola oleh Kepala Desa Selok Awar-Awar Kecamatan Pasirianm, Haryono bersama premannya
Tambang Pasir Illegal Ditutup, Puluhan Truck Tronton Ngandang di Pengepokan
Lumajang (lumajangsatu.com) - Pasca Polres Lumajang mengobrak-abrik tambang pasir illegal, puluhan truck tronton ngandan di lokasi pengepokan. Puluhan truck
Enak Coy..!! Tambang Illegal Ditutup, Jalan Pasirian-Lumajang Bersih Dari Aktivitas Truck Pasir
Lumajang (lumajangsatu.com) - Meninggalnya aktivis anti tambang Salim Kancil dengan sadis diharapkan menjadi pintu masuk mengurai benang kusut tambang pasir
Inilah Kerusakan Pantai Watu Pecak Akibat Tambang Illegal di Desa Selok Awar-awar
Lumajang (lumajangsatu.com) - Pertmabngan illegal pasir dipesisir pantai Watu Pecak desa Selok Awar-awar Kecamatan Pasirian menyisakan kerusakan parah.
Salim Kancil Aktivis Tolak Tambang illegal Dibunuh, Ayo Dukung Melalui Petisi,Disini...!!!
Lumajang (lumajangsatu.com) - Petisi dukungan untuk mengungkap dan menghukum berat pelaku pembunuhan aktivis tolak tambang, Salim Kancil dan Tosan warga Desa
Politisi PDIP Pusat : Tambang Pasir Illegal di Lumajang Terstruktur, Sistematis dan Masif
Lumajang(lumajangsatu.com) - Adanya tudingan aparatur negara dan aparat penegak hukum bermain di tambang pasir illegal di Lumajang oleh Komisi III DPR
Apresiasi Kinerja Polisi Soal Salim Kancil, Ketua DPRD Hadiahi Kapolda Jatim Batu Akik Bulu Macan
Lumajang (lumajangsatu.com) - Ketua DPRD Lumajang, Agus Wicaksono berikan hadiah sebuah cincin batu akik ke Kapolda Jawa Timur, Irjend Anton Setiadji usai