Lumajang (lumajangsatu.com) - Setelah dilakukan proses penyelidikan dan penyidikan 3 bulan lebih, polisi akhirnya menetapkan tersangka atas kasus pacuan kuda maut di Desa Wotgalih Kecamatan Yosowilangun. H. Siswanto (53), Ketua PORDASI Kabupaten Lumajang resmi ditetapkan tersangka atas insiden yang merenggut korban Maghda Agil Benzema (7).
AKP Hasran Cobra SH,. M.Hum, Kasatreskrim Polres Lumajang menyatakan penetapan tersebut dilakukan setelah polisi menemukan dua alat bukti. Tak hanya itu, polisi juga sudah melakukan pemeriksaan saksi ahli dan sejumlah saksi-saksi yang lain.
BACA JUGA : Polisi Akan Periksa Panitia Pacuan Kuda Maut di Wotgalih
Baca juga: Muhamad Hotep Terpilih Aklamasi Pimpin ABPEDNAS Lumajang, Kejari Jalin Kerja Sama Pengawasan Desa
"H. Siswanto kita tetapkan sebagai tersangka atas pacuan kuda maut yang menimbulkan korban jiwa," jelas Hasran, Jum'at (31/05/2019).
H. Siswanto hari Jum'at (31/05) akan dipanggil pertamakalinya untuk dilakukan pemeriksaan dalam kapasitas sebagai tersangka. H. Siswanto disangkakan pasal 359 KUHP, yakni kesalahan sehingga mengakibatkan orang lain meninggal.
Baca juga: Kejurkab Bulu Tangkis Lumajang 2026 Momentum Jaring Atlet Berprestasi
"Hari Jum'at (31/05), H. Siswanto kita panggil untuk dilakukan pemeriksaan dalam kapasitas sebagai tersangka," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi