Sukodono - Akbar diajak Roni untuk temui Buamin seusai di kompor-kompori. Mereka langsung datangi rumah Buamin (25) di Desa Sumberejo serambi membawa senjata tajam.
Akbar diperintah membawa pisau untuk berjaga-jaga takutnya nanti terjadi sesuatu. Setiba di rumahnya Buamin mereka sempat adu mulut, dan kejar-kejaran hingga ke jalan umum di JLT.
Baca juga: Harry Purwanto Ajak Siswa Baru SMPN 1 Lumajang Bijak Bermedia Sosial Saat MPLS
"Proses penusukan berada di pinggir jalan di JLT" Kata Akbar
BACA JUGA :
Baca juga: Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik
- Pelaku Penusukan Buamin Sumberrejo adalah Pemuda Boreng
- Akbar Penusuk Buamin Sebelum Peristiwa Gelar Pesta Miras Oplosan
Akbar dalam kondisi mabuk langsung melancarkan aksinya untuk terus melukai Buamin walaupun disitu ada warga yang melerai yaitu Eni. Akibat melerai tangan Eni terkena sabetan pisau hingga bercucuran darah.
Menurut Akbar dirinya tidak sadarkan diri saat melakukan penusukan. "Saya tak sadar tau-tau sudah banyak darah di pisau yang saya pegang" Kata Akbar
Baca juga: Coffee Talk Perdana, Bidang Ekraf dan Pariwisata GP Ansor Lumajang Perkuat Kolaborasi Kader
Ketika sadar dia telah melakukan penusukan, ia langsung kabur bersama temannya. Akbar juga meminta maaf kepada keluarga korban atas perlakuannya tersebut, dia menyesal telah berbuat seperti itu akibat mengkonsumsi Milo. (ind/ls/red)
Editor : Redaksi