Lumajang - Ratusan aparat gabungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP diterjunkan mengamankan demo tolak Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja di wilayah depan gedung DPRD Lumajang, Kamis (8/10). Mobil Water Canon di Siagakan di belakang pintu masuk kantor wakil rakyat.
Aksi massa yang diikuti kelompok buruh, mahasiswa, dan masyarakat memusatkan aksi di depan Gedung DPRD Lumajang . Mereka ingin mendesak DPRD Lumajang membatalkan UU Cipta Kerja.
Baca juga: Dukungan Penuh Penegakan Perda, DPRD Lumajang Ikuti Pemusnahan 3 Miras Botol Miras Ilegal
Kabag Ops Polres Lumajang AKP Amar Hadi menyatakan pihaknya bisa kembali menambah pasukan jika memang dibutuhkan untuk memastikan situasi keamanan tetap kondusif.
Baca juga: Pemerintah Tanggapi Catatan Fraksi, DPRD Lumajang Lanjutkan Pembahasan P-APBD 2026
Selain menyiagakan personel,pihaknya juga tetap mengimbau masyarakat masih menerapkan protokol kesehatan virus corona (Covid-19).
"Hingga saat ini jalannya demo alhamdulillah kondusif" Tukasnya.
Baca juga: DPRD Lumajang Bahas Perubahan APBD 2026, Fraksi Sampaikan Pandangan Umum dan Catatan Kritis
Hingga berita ini diturunkan massa aksi demo belum usai, lantaran masih menunggu penandatanganan kesepakatan. (Ind/ls/red)
Editor : Redaksi