Lumajang - Selama Pembelakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kabupaten Lumajang. Tenyata, ada 17 orang tepapar covid-19 yang melakukan isolasi mandiri di ruang penginapan diklat Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lumajang.
Terlebih ketika tim hunter covid19 uji petik dan menemukan yang reaktif langsung dibawa ketempat tersebut. Menurut data dari Polres Lumajang selama PPKM darurat berlangsung ternyata sudah ada 4 orang yang ditemukan reaktif dengan pelaksanaan swab antigen sebanyak 152 orang.
Baca juga: Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik
Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta mengungkapkan bahwa hasil rekap dilapangan yang diperoleh sebanyak itu hingga hari ini. "Semoga tertibnya masyarakat tidak melakukan kerumunan malam hari," jelasnya, Selasa, (13/7/2021).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang dr. Bayu Wibowo mengungkapkan bahwa di Kantor BKD sudah ada 17 orang yang disana, hal itu diperoleh dari konfirmasi tanpa gejala atau ringan yang memerlukan tempat karantina.
Baca juga: Coffee Talk Perdana, Bidang Ekraf dan Pariwisata GP Ansor Lumajang Perkuat Kolaborasi Kader
"Ada orang tanpa gejala 17 Mbak disana" Kata dr. Bayu dalam pesan singkatnya saat dihubungi Tim Lumajangsatu.com
Sedangkan jumlah perawat yang ada di Kantor BKD setiap harinya ada dua orang perawat dan dibagi menjadi 3 shift. Selebihnya untuk koordinasi lebih lanjut dilimpahkan ke Kabid Kesehatan Masyarakat drg. Rina seorang dokter gigi di Kabupaten Lumajang.
Baca juga: Komisi B DPRD Lumajang Pantau Perbaikan Jalan Ranubedali–Tegalsono dan Wonoayu–Wates Wetan
"Jadi satu shift ada dua orang Mbak" kata Dia. (Ind/har)
Editor : Redaksi