Usai Cuci Karpet, Santri Banyuputih Hanyut di Sungai Bondoyudo Lumajan

lumajangsatu.com
Yudi Cahyono, Kasubsi Kedaruratan BPBD Lumajang

Lumajangsatu.com - Seorang santri terseret derasnya arus Sungai Bondoyudo, Rabu (1/3/2023) kemarin. Proses pencarian masih terus di lakukan oleh Tim dari Badan Penggulanggan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang beserta warga, Kamis (2/3/2023).

Informasi dihimpun dilokasi warga dan BPBD, santri yang hanyut awalnya mencuci karpet pondoknya. Kemudian saat usai mencuci sedang berada di pinggir diduga terpeleset dan terbawa arus.

Baca juga: Sukan S.H., M.Pd Terpilih Jadi Ketua PD-IPARI Lumajang Periode 2026-2030

Ketika ditolong oleh temannya, si korban diduga tidak bisa berenang. Saat hendak ditolong dan dibawa ke pinggir, rekan yang membantu malah kram kaki.

Sehingga, korban yang terbawa arus lepas dan hanyut ke arah selatan sungai Bondoyudo. "Pencarian kita sudahi Rabu petang kemarin, dilanjutkan pagi ini," ungkap Yudi Cahyono, Penata Muda Utama Kasubsi Kedaruratan BPBD Lumajang saat dihubungi.

Baca juga: DPRD Lumajang Terima Aspirasi Aliansi Masyarakat Soal Keberlanjutan Program MBG

Proses pencarian santri bernama MF, Ponpes Bustanul Ulum Banyuputih Kidul Kecamatan Jatiroto, BPBD menerjunkan satu regu dan perahu karet. Tingginya debit air, karena pembuang air ke Bondoyudo utama menyulitkan petugas.

"Air khan besa, kanan kiri banyak barongan bambu, menyulitkan tim," jelasnya.

Baca juga: DPRD Lumajang Dukung Semua Tuntutan Aksi, Ajak Mahasiswa Ikut Awasi Program Pemerintah

Tim BPBD Lumajang sudah berkoordinasi dengan BASARNAS Jember dalam proses pencarian dan evakuasi. (Har/Red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru