Lumajang - Nasib malang menimpa seorang pelajar SMP atas nama Tio Andreas (14) ditemukan meninggal dunia di Sungai Bondoyudo Kecamatan Rowokangkung.
Menurut informasi dari BPBD Lumajanb bahwa sebelumnya korban hendak pergi ke sekolah untuk mengikuti ekstrakulikuler. Korban berangkat bersama temannya dengan menyebrangi sungai setelah Sholat Jumat (3/11/2023).
Baca juga: Dosen Unisya Teliti Warisan Budaya Pencak Sholat Lumajang, Raih Award Kementerian Kebudayaan
Kedua temannya berhasil menyebrang sungai dengan cara berenang, sedangkan korban terseret arus sungai. Dari kejadian ini teman korban tidak melaporkan ke keluarga.
Ketika jam 20.00 WIB keluarga korban mencari hingga ke rumah saudaranya di Desa Kalipepe Kecamatan Yosowilangun namun tak kunjung ketemu. Kemudian pergi ke salah satu rumah teman korban lalu menceritakan kejadian ini.
Baca juga: Dapur MBG Direncanakan di Area Stadion Lumajang, Lokasi Dekat Saluran Pembuangan Disorot
"Dari situlah keluarga korban mengetahui kejadian yang sebenarnya dan melaporkan kepada kami" ungkap Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Patria Dwi Hastiadi Sabtu, (4/11/2023).
Pencarian langsung dilakukan melibatkan semua pihak. Tepat tadi pagi korban ditemukan setelah dilakukan pencarian, sayangnya sudah tidak bisa diselamatkan.
Baca juga: Evaluasi Bansos 2026, Komisi D DPRD Lumajang Soroti Data Provinsi dan Desak Revisi Aturan LKSA
"Korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa" kata Patria.
Penemuan korban ini sekitar 500 meter dari lokasi terseret air sungai dengan keadaan tersangkut di barongan bambu. Petugas langsung mengevakuasi menggunakan perahu karet (Ind/red)
Editor : Redaksi