Belajar Kejadian Pasar Pronojiwo

Komisi C Minta Pelayanan Mobil PMK Tidak Tersentral di Kota Lumajang

lumajangsatu.com
Komisi C DPRD Lumajang Sidak ke Pasar Pronojiwo Terbakar.

Pronojiwo (lumajangsatu.com) - Belajar dari peristiwa kebakaran pada Pasar Kalibening Desa/Kecamatan Pronojiwo. Komisi C DPRD Lumajang mulai berpikir tersentralnya tempat Mobil Pemadam Kebakaran perlu dikaji ulang.

BACA JUGA : Komisi C DPRD Lumajang Langsung Sidak Pasar Pronojiwo Terbakar

Baca juga: Dukung Peningkatan IPM dan RLS, Fraksi PDI Perjuangan Lumajang Gagas Beasiswa Gotong Royong

"Saya akan buat rekomendasi ke Ketua DPRD, agar Mobil PMK tidak tersentral di Kota," ujar Ketua Komisi C DPRD, Suigsan saat dihubungi lumajangsatu.com.

Bagi dia, kedatangan mobil pemadam kebakaran saat ke Pasar Pronojiwo dinilai lambt dalam penanganan. Meskipun saat kebakaran di Pronojiwo dilanda hujan.

"Jadi jarak tempuh PMK ke Pronojiwo lama," jelasnya.

Baca juga: PDI Perjuangan Lumajang Rilis Kinerja Fraksi DPRD Selama Tahun 2025

Komisi C Juga sering mendapati keluhan mengenai mobil pemadam kebakaran datang telat dan tiba saat kebakaran sudah habis. Bahkan, sosialiasi adanya ada mobil PMK belum diketahui oleh masyarakat umum.

Baca juga: Soroti Implementasi Perbup Pertambangan, DPRD Terima Audiensi PC PMII Lumajang

"Saya baca berita, ada rumah terbakar tidak mampu diselamatkan oleh PMK," ungkap Politisi Golkar.

Agar tidak tersentral untuk mobil PMK. Diharapkan ada titik mobil PMK di Kecamatan Yosowilanggun, Pasirian dan Klakah. (ls/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru