Lumajang - Bupati Lumajang Thoriqul Haq mencabut moratorium ijin tambang pasir. Hal itu disampaikan cak Thoriq sesudah melakukan rapat koordinasi dengan dinas terkait. Dalam waktu 2 minggu Peraturan Bupati (Perbup) akan dikeluarkan untuk mengatur secara teknis pertambangan pasir.
Pemerintah juga akan melakukan pengaturan alat berat yang ada di pertambangan pasir agar tidak terjadi konflik dengan penambang tradisional. "Kita mencabut moratorium ijin tambang dengan beberapa catatan," jelas cak Thoriq saat menggelar rilis, Rabu (02/09/2020).
Baca juga: Dukungan Penuh Penegakan Perda, DPRD Lumajang Ikuti Pemusnahan 3 Miras Botol Miras Ilegal
Baca juga: Pemerintah Tanggapi Catatan Fraksi, DPRD Lumajang Lanjutkan Pembahasan P-APBD 2026
Dalam Perbup juga akan diatur waktu operasional pertambangan pasir. Sehingga ada jedah waktu dan bisa berbagi waktu dengan kegiatan masyarakat yang lainnya.
"Waktu operasional pertambangan ini berkenaan dengan kemungkinan bisa berbagi waktu dengan kegiatan masyarakat yang lain," imbuhnya.
Baca juga: DPRD Lumajang Siap Kawal Pembangunan: H. Sudi Hadiri Pembukaan TMMD Ke-129 di Desa Ledoktempuro
Informasi yang dihimpun, saat ini ada sekitar 30an pemilik ijin tambang yang masih hidup ijinnya. Sedangkan yang sedang mengajukan ijin dan di pending karena moratorium sekitar 300an pemohon ijin.(Yd/red)
Editor : Redaksi