Lumajang (lumajangsatu.com) - Sebagai garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Polri maupun TNI harus saling bersinergi tanpa menjatuhkan satu sama lain. Tak bisa dibayangkan, jika dua institusi bersenjata ini saling iri sehingga menyerang satu sama lain. Atau jika salah satu dari institusi negara ini melakukan kudeta pemerintahan, maka dapat dipastikan akan sangat banyak korban berjatuhan.
Lumajang
Diskominfo Lumajang Bareng Wartawan Susun Perbup Kerjasama Pers
Lumajang (lumajangsatu.com) - Dinas Komunikasi dan Informasi Pemkab Lumajang menggelar Forum Discussion Group (FGD) atas saran Komisi A DPRD dengan puluhan wartawan untuk menyusun peratusan Bupati tentang kerjasama media massa atau dikenal pers di Hotel GM, Senin(26/11/2018).
Dewan Pers Ajak Wartawan dan Masyarakat Lumajang Perangi HOAX
Lumajang (lumajangsatu.com) - Bahaya HOAX jadi perhatian Dewan Pers dipakai oleh wartawan sebagai sumber berita dan disebarkan ke masyarakat. Pasalnya, sebaran HOAX di media sosial dan grup messagger mulai berterbangan kesana kemari.
Video Lucu Musim Begal Kibarkan Nama Ruwet TV di Dunia Content Creator
Lumajang (lumajangsatu.com) - Memang sebuah kesuksesan harus disertai perjuangan yang ruwet. Dari beberapa kali membuat konten video lucu dari cerita livi alias Dwi Kurniawan sebagai koleksi saja.
Ruwet TV Berawal Buat Video dari Cerita Lucu Tapi Gak Lucu
Lumajang (lumajangsatu.com) - Membuat Content Creator Ruwet TV di Youtube bukan suatu hal yang mudah dan langsung booming. Arialansyah selaku sutradara, penulis naskah, kameramen dan editor berawal dari membuat video lucu dari cerita lucu dan hasilnya gak lucu.
Ruwet TV Membumi di Lumajang Berkibar di Luar Kota
Lumajang (lumajangsatu.com) - Ruwet TV adalah sebuah content kreator di media sosial Youtube asal Lumajang. Mereka membuat video lucu dan diterima oleh masyarakat Lumajang hingga luar kota.
AKBP Arsal Ajak Anak Muda Lumajang Kembangkan Melimpahnya Daun Kelor
Lumajang (lumajangsatu.com) - Bukan barang baru, jika pengusaha saat ini banyak berasal dari kalangan muda. Mereka yg berhasil memiliki bisnis sendiri bukan hanya peninggalan dari orang tua, tetapi banyak dari mereka yg merintis usahanya sendiri mulai dari nol. Kesuksesan pemuda membuat usaha sendiri, sehingga dapat membuka lowongan banyak tenaga kerja inilah yg diharapkan dapat mendongkrak perekonomian Indonesia saat ini.
Warga Jarit Gotong Royong Perbaiki Jalan Yang Hancur Akibat Truck Pasir
Lumajang (lumajangsatu.com) - Warga Urang Gantung Desa Jarit Kecamatan Candipuro membersihkan jalan desa. Warga kerja bhakti meratakan jalan yang rusak parah akibat dilintasi truck pengangkut pasir setiap harinya.Sudah hampir satu minggu warga melakukan blokade jalan dari agkutan tambang. Pasalnya, warga merasa sudah tidak kuat lagi dengan krusakan jalan, jalan berdebu, jalan becek jika hujan turun."Tadi pagi warga melakukan kerja bhakti bersih-bersih jalan yang rusak parah," ujar Alfan Habibi, salah seorang warga, Minggu (25/11/2018).Dengan dilakukan blokade jalan dari angkutan tambang pasir warga merasa senang. Sebab, sudah tidak ada lagi kebisingan dari truck angkutan tambang yang mencapai ratusan armada."Warga sangat bahagia sekali mas, meski jalan kami rusak parah, dengan tidak adanya truck yang melintas kami sangat bersyukur sekali," paparnya.Setelah jalan Urang Gantung diblokade, angkutan tambang melintas di jalan Sumberwuluh. Sebelumnya, truck melintas di jalan Sudimoro Desa Kalibendo sebelum akhirnya warga juga melakukan blokade jalan.(Yd/red)
Warga Pundungsari Galang Dana untuk Fitriani Yatim Piatu Penderita Diabetes
Lumajang (lumajangsatu.com) - Warga Pundungsari Kecamatan Tempursari memiliki rasa solidaritas yang tinggi. Warga tidak mau berdiam diri jika ada tentangganya sedang kesusuhan dan memerlukan bantuan.Puji Utomo (18) dan Septiana Fitriani (10) yang menderita diabetes turunan, warga langsung menggalang bantuan. Melalui kepala Dusun dan RT/RW digalang sumbangan kepada warga, meskipun dana yang terkumpul masih belum cukup untuk membiayai pengobatan Fitriani.
Kisah Pilu Yatim Piatu Penderita Diabetes Warga Tempursari Lumajang
Lumajang (lumajangsatu.com) - Derita pilu datang dari kakak beradik penderita diabetes turunan. Puji Utomo (18) dan Septiana Fitriani (10) yatim piatu hidup berdua di Sukosari RT/RW 01/06 Desa Pundungsari Kecamatan Tempursari Kabupaten Lumajang.Kedua orang tua Puji dan Fitriani meninggal sekitar 5 tahun yang lalu juga karena diabetes. Awalnya, ayah Fitriani yang meninggal dan selang 2 tahun ibunya juga ikut meninggal.Fitriani kemudian ikut kakak pertamanya kurang lebih sekitar 3 tahun. Kakak Fitriani juga meningga sekitar umur 25 tahun karena diabetes dan Fitriani kemudian tinggal bersama kakak keduanya yakni Puji Utomo.Puji dan Fitriani juga menderita diabetes dan jika sudah kambuh maka sangat menyiksa keduanya. Sang kakak harus bekerja serabutan untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup adik dan dirinya."Keduanya yatim dan piatu setelah kedua orang tuanya meninggal karena penyakit diabetes," ujar Abdul Rohman Sekretaris Desa Pundungsari, Minggu (25/11/2018).Kini, Fitriani sedang menjalani perawatan di rumah sakit karena diabetesnya kambuh. Fitriani memerlukan uluran bantuan semua pihak agar bisa bertahan hidup dan bisa mengobati penyakit diabetes yang dideritanya sejak lahir itu."Kami dari tetangga dan pihak desa sudah mengumpulkan donasi dan kita juga memerlukan uluran tangan dari para dermawan yang lain," imbuhnya.Bagi yang memiliki kemurahan hati bisa menghubungi nomor telefon dan WA an 0852 3652 9079 an Abdul Rohman (Sekdes Pundungsari).(Yd/red)